PROFESI FOTOGRAFER YANG SEDANG DIGANDRUNGI?

Fotografer atau juru foto adalah orang yang menangkap gambar atau subjek dengan kamera sebagai medianya, lalu dilengkapi dengan alat fotografernya lainnya yang lebih mengutamakan seni serta teknik dalam pengambilan gambarnya. Ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas yang bagus dan sesuai dengan apa yang di inginkan.

Di zaman yang sudah berkembang ini orang yang memakai internet sudah banyak, karena internet memang dibutuhkan sekali. Selain untuk kerjaan dan pendidikan, sekarang internet bisa di gunakan untuk mengetahui berita-berita dan informasi. Apalagi sekarang banyak sekali social media yang dapat di akses. Media social di gunakan untuk mencurahkan apa yang sedang dirasakan serta mengekspresikan diri kita dengan cara mengunggah tulisan, foto, bahkan video.

Kegiatan memfoto ini memang bisa dilakukan tanpa ada belajar khusus terlebih dahulu. Tetapi untuk orang yang memang ingin bekerja serius di bidang fotografer tentunya harus memiliki skill dan itu didapatkan dari belajar terlebih dahulu. Meskipun memang suka dengan fotografi tapi itu tidak bisa dijadikan patokan, karena harus memiliki kemampuan dari teori dan prakteknya. Karena berbeda sekali bila sudah mempunyai bekal, disaat memfoto objek yang biasa saat dilihat, dapat berubah menjadi objek yang sangat menarik untuk dilihat. Bila di potret dari angle yang berbeda dengan media kamera.

Selain harus memiliki kemampuan dan teori, untuk menjadi fotografer membutuhkan modal yang tidak sedikit. Karena perlu untuk membeli kamera yang harganya tidak murah. Kualitas yang diciptakan semakin bagus maka harganya pun semakin mahal. Tetapi sekarang memang sudah banyak bermunculan kamera digital yang fitur-fiturnya pun lengkap.

Memang fotografer bukan profesi yang memiliki pendapatan tetap, karena tergantung permintaan konsumen yang datang kepadanya. Tetapi saat ini fotografer mendapat perhatian dari masyarakat, karena memang jasanya yang dibutuhkan.

Menjadi fotografer memang butuh jam terbang yang panjang karena dibutuhkan lebih dari suka atau hobby untu menjalaninya. Fotografer harus mampu melihat momen yang tepat serta mendapatkan gambar yang tentunya sesuai dengan permintaan konsumen. Fotografer harus terus belajar dan mengasah kemampuannya agar terbiasa dan dapat membaca situasi apapun di kala berhadapan dengan situasi yang kurang baik.

Yang sedang popular adalah fotografer makanan, apalagi sekarang banyak sekali café-café, restaurant yang bermunculan. Yang membutuhkan jasa fotografer untuk mengambil gambar yang akan di upload  di social media. Sekarang zaman dimana apa-apa melihat berita itu di social media karena lebih praktis dan cepat tersebar sehingga café-café yang baru buka itu akan mengunduh makanan dan minumannya itu melalu social media.  

Inilah yang dirasakan oleh Sefa Firdaus yang memang cinta dengan makanan, karena memasak adalah hal yang harus dilakukan saat dia menempuh pendidikan di Jerman pada tahun 2008. Karena dia sebagai mahasiswi rantau dia harus menghemat segala kebutuhan, jadi dia memasak untuk memenuhi kebutuhan perutnya. Sefa bilang “saya iseng-iseng mengunggah masakan saya ke media social dan blog. Ketika melihat foto-foto makanan yang diunggah orang lain cukup unik, saya menjadi tertarik untuk mempelajari fotografi lebih dalam”

Sefa sempat merasa kesulitan dengan fotografi, tetapi dia tetap berusaha untuk mempelajari ilmu fotografi lebih dalam. Dia sering mengikuti kompetisi fotografi makanan yang diikuti oleh fotografer seluruh dunia. Menurutnya, di Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menjadi fotografer makanan. Dilihat dari masyarakat Indonesia yang aktif di social media.