KABAR PARA FOTOGRAFER DI KONDISI PANDEMI COVID – 19

Pandemi COVID – 19 ini merupakan permasalahan yang sangat serius, yang di hadapi di seluruh dunia. Di setiap hari nya berita tentang COVID – 19 selalu berikan, dari jumlah korban yang terus meningkat dan cara penanganan yang terus di lakukan. Pemerintah pun mengeluarkan aturan tentang protokol kesehatan yang sudah di berlakukan, masyarakat di haruskan untuk memakai masker saat keluar dari rumah, jangan ke tempat yang ramai, dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir.

Mayoritas masyarakat kegiatan menjadi terganggu dan terhambat, karena keterbatasan aktivitas yang hanya bisa dilakukan di dalam rumah dan jangan bertemu orang – orang bila tidak sangat terdesak. Contoh nya seperti kegiatan belajar mengajar, pekerja kantoran yang semua nya harus di ganti dengan tatap muka secara online melalui aplikasi. Untuk segala proses administrasi pun di pemerintah pusat hingga pemerintah daerah di haruskan untuk patuh dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Apalagi para petinggi yang harus menjadi dan memberi contoh kepada masyarakat nya agar mematuhi peraturan protokol kesehatan yang berlaku.

Para pekerja fotografer pun terkena imbas dari pandemi COVID – 19 ini. Tak sedikit para fotografer yang mengeluhkan keadaan nya yang sekarang terjadi. Karena pendapatan yang menurun sekali dari biasa nya. Sebelum pandemi ini adam para fotografer bisa melakukan dua hingga tiga sesi foto per hari nya. Lalu, dampak ini pun di rasakan oleh para pembuka jasa dokumentasi di acara – acara pernikahan, wisuda, lamaran. Karena banyak yang jadwal yang di tunda bahkan di batalkan karena pandemi ini yang tidak diketahui kapan akan berakhir nya. Pembatasan sosial pun sangat mempengaruhi, karena acara – acara besar yang pasti membutuhkan banyak sekali orang di dalamnya, yang tentu  nya ini melanggar protokol kesehatan yang sudah di tetapkan.

Tetapi apa mau di kata, pandemi yang terjadi ini belum menemukan titik temu nya. Hal ini tentu nya tidak menurunkan semangat para fotografer  untuk tetap bertahan di profesi yang di jalani nya. Mereka pun mencari ide dan peluang yang lain untuk bisa terus mendapatkan pendapatan, dengan keadaan yang sulit ini.

Yang sedang populer di masa pandemi ini adalah virtual photoshoot. Virtual photoshoot adalah melakukan pemotretan tetapi secara online melalu aplikasi. Jadi, tanpa harus bertatap muka secara langsung dapat melakukan dan menghasilkan gambar. Tetapi jangan salah dengan hasil nya, karena tidak kalah bagus dengan pemotretan yang dilakukan di luar ruangan.

Perbedaan yang di rasakan adalah yang biasa nya fotografer yang menyiapkan kebutuhan untuk pemotretan dan make up di ada orang yang melakukan nya. Virtual photoshoot ini melakukan segala nya sendiri, paling di arahkan dulu sebelum nya oleh fotografer tentang property apa yang harus di gunakan dan model make up seperti apa yag harus di pakai.

Kekurangan dari virtual photoshoot ini adalah koneksi yang terkadang tidak selalu bagus dan membuat hasil gambar yang kurang bagus, terkadang hasil nya yang buram atau kurang jelas. Lalu, kesabaran dalam menyusun dan menata latar belakang karena kertebatasan ukuran layar. Tetapi tak sedikit yang berhasil melakukan virtual photoshoot ini dengan hasil dan kualitas yang bagus, sama bila dilakukan nya di luar ruangan. Virtual photoshoot ini menjadi viral karena banyak yang mengunggah nya di social media.